post

Bravo Blunder, Barca Hancurkan City

Liga Champions dini hari tadi, menyuguhkan pertandingan dua tim hebat. Keduanya berasal dari negara yang memiliki kompetisi paling kompetitif. Manchester City yang berasal dari negeri Ratu Elizabeth harus menelan kekalahan menyakitkan ketika bertandang ke Camp Nou, kandang dari Barcelona.

Pelatih City yang juga mantan dari Barca di klaim menjadi biang kekalahan pasukan biru langit itu. Di hajar 4 gol tanpa balas, yang di cetak oleh Lionel Messi dengan 3 golnya dan satu gol lagi berhasil di cetak oleh Neymar. Salah satu gol tercipta karena kiper Man City melakukan blunder.

Claudio Bravo, kiper yang di boyong Guardiola dan menyingkirkan Joe Hart dari tim dinilai kesalahan yang sangat besar. Dalam pertandingan Liga Champions pada dini hari tadi, Bravo melakukan blunder yang mengakibatkan timnya harus terpuruk dipukul tuan rumah dengan skor yang cukup mengejutkan.

barcelona

Berawal dari operan yang nanggung dari Bravo kepada pemain belakang City, dan mampu di rebut oleh Suarez. Dengan cekatan Suarez langsung melambungkan bola tapi secara sengaja ternyata kiper berusia 33 tahun itu sengaja menangkap bola dengan tangannya di luar kota pinalti. Tanpa ragu dan tanpa basi-basi, wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut langsung memberikan kartu merah tepat di hadapan penjagawa gawang tersebut.

Hancurnya Man City pada laga kali ini tidak lain karena kesalahan yang dilakukan oleh penjaga gawang mereka sendiri. Melakukan blunder dan harus bermain 10 orang, itu bukanlah kondisi yang bagus ketika menghadapi tim sekelas Barca. “Tidak mudah memang memenangi laga melawan Barcelona, mereka tim kuat dan seharusnya kami tidak hancur seperti ini jika saja bermain dengan 11 orang,” jelas Pep Guardiola.

Komentar Guardiola

Seusai jalannya pertandingan media-media langsung menyoroti Pep Guardiola. Dinilai telah melakukan kesalahan karena mendepat Joe Hart dari tim, membuat para awak media memburu penjelasannya mengenai penjaga gawang yang ia boyong ke dalam skuad Man City pada musim ini.

Kekalahan melawan Barca dengan skor sebanyak ini, jelas sangat menyakitkan bagi pendukung Citizens dan para pemainnya. Kondisi mereka semakin di perparah dengan keadaan klasemen Liga Inggris yang poinnya disamai oleh Arsenal. Melalui jumpa persnya sesaat usai laga melawan pasukan Luis Enrique, ia memberikan banyak penjelasan.

“Saya tidak mengharapkan kekalahan seperti ini. Empat gol tanpa balas benar-benar menyakitkan tapi kami harus segera memperbaikinya. Sangat banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diperbaiki pada tim ini. Kesalahan penjaga gawang benar-benar sangat merugikan kami dalam laga berat seperti ini.”

Messi Sukses Tenggelamkan Tamunya

lionel-messi

Pemain bintang Blaugrana yakni, Lionel Messi menjadi bintang saat tenggelamkan tim tamu Manchester City dengan skor sangat meyakinkan. Tidak tanggung-tanggung pemain tersebut berhasil mengukuhkan 3 gol dalam laga dini hari.

Menjadi pemain kunci pada skuad Barca nampaknya tidak mendapatkan pengawalan khusus dari para pasukan Guardiola. Komentator pada pertandingan tersebut juga cukup heran, begitu bebasnya Messi bergerak menguasai lapangan tengah.

Penampilannya benar-benar sangat impresif sekali pada saat pertandingan berlangsung. Gerakan-gerakan menusuk dari tengah dan gocekan yang mampu melewati dua sampai tiga pemain membuat kocar-kacirnya lini belakang pasukan Guardiola.

Kepastian Nasib Yaya Toure Di Manchester City

Kakak dari Yaya Toure yaitu Kolo Toure menjelaskan bahwa sang adik  bersikap biasa saja, jika Manuel Pellegrini akan digantikan oleh Pep Guardiola di akhir musim.

Kepastian-Nasib-Yaya-Toure-Di-Manchester-City

Kolo Ungkap Sebenarnya Yaya Toure Menanti Kedatangan Guardiola

Menurut media di Inggris Kolo Toure mengungkapkan bahwa adiknya, Yaya Toure sedang menantikan kedatangan sosok Pep Guardiola di Manchester City di musim depan.

Banyaknya Rumor yang negatif yang telah tersebar luas bahwa pemain asal pantai gading itu akan pergi dari Etihad Stadium, Sejak berita tercuat pelatih Bayern Munchen itu bakal menggantikan posisi bangku kepelatihan Manuel Pellegrini di The Citizen pada akhir musim nanti.

Pemain yang berposisi gelandang tersebut telah diberitakan tidak ingin di bawah kepemimpinan pelatih asal Barcelona Pep Guardiola, yang dimana saat itu Yaya Toure didepak ke city musim 2010-11 lalu.

Namun, kakaknya yang bermain di Liverpool, Kolo Toure yang kalah di Piala Capital One Cup pada hari minggu kemarin tidak percaya bahwa sang adik ingin mengakhiri karirnya di Manchester City.

“Jelas semua Pemain ingin bermain dibawah kepemimpinan Pep,” Ujar Kolo di media ofisial klub.

“Dia adalah seorang pelatih yang hebat. Sebenarnya mereka tahu satu sama lain untuk kembali bekerjasama dan saya berpikir itu tidak akan menjadikan masalah bagi mereka untuk tetap bekerjasama kembali, itupun tak luput dari pemikiran keduaanya masing-masing.

“Sangat sulit untuk menjawab masa depan Yaya. Dia memang adik kandung saya, Akan tetapi saya tidak akan ikut campur tangan untuk mengambil keputusan karirnya.”

Yaya Toure Tidak Menginginkan Kedatangan  Guardiola, Jika Itu Terjadi Dipastikan Hengkang

Sebelumnya terdengar kabar bahwa pemain gelandang Manchester City, Yaya Toure dipastikan akan hengkang dari Stadion Etihad, jika Pep Guardiola datang untuk menggantikan Manuel Pellegrini di musim depan.

Kabar tersebut membuat banyak tanda tanya karir Toure bersama The Citizen, seperti yang kita ketahui dia sepat dijual oleh Guardiola ketika dirinya membela Barcelona pada tahun 2010. Mungkin itu akan terjadi kembali cerita yang sama terulang, kata agen.

“Saya berpikir Yaya Akan Pergi dari klub,” ungkap Dimitri Seluk pada media setempat.

“Saya hanya berharap sebelum pergi dia kembali untuk menjuarai liga ditiap kompetisi.”

“Yang sebenarnya adalah bukan tentang Pep Guardiola suka tau tidaknya. Inilah hidup, seperti yang kita ketahui. Guardiola bisa saja untuk menelepon Toure dan memberitahukan jika dirinya bersamanya atau tidak.”

Yaya Toure yang didatangkan oleh Manchester City pada tanggal 2 Juli 2010 itu, telah mendapatkan kontrak selama lima tahun bersama The Citizen dengan mahar 24 juta Poundsterling.

Musim ini Toure sudah tercatat 23 kali mengikuti pertandingan, telah menyumbangkan lima gol, satu kali menjadi pemain pengganti, 10 kali dikeluarkan untuk digantikan, dan satu kali dicadangkan.

 

Apakah kedatangan pep Guardiola di musim depan nanti, Yaya Toure masih tetap bermain untuk Manchester City atau ia akan hengkang ?

Manchester City Siap Kalahkan Liverpool Di Final Capital One Cup

Jelang babak final Capital One Cup yang akan mempertemukan dua klub yang tengah inkonsistensi dikancah Liga Premier Inggris, Manchester City yang akan menjamu Liverpool pada akhir pekan nanti. Kedua tim tercatat. Tercatat dilima laga terakhir kedua tim sukses raih hasil yang sama, dua kemenangan, satu imbang dan dua kekalahan.

Manchester-City-Siap-Kalahkan-Liverpool-Di-Final-Capital-One-Cup

Jesus Navas Yakin Gelar Capital One Cup Akan Menambah Motivasi City Dalam Perburuan Gelar Liga Inggris

Gelandang sayap Manchester City, Jesus Navas merasakan bahwa raih gelar Capital One Cup akan memberikan tambahan motivasi tim untuk perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Seperti halnya pada musim 2003/2004 silam saat tim sukses persembahkan gelar Capital One dan Liga Inggris.

Nantinya pasukan Manuel Pellegrini akan berhadapan dengan Liverpool dibabak final Capital One Cup yang akan digelar di Wembley Stadium pada akhir pekan nanti, saat ini The Citizen tengah dalam percaya diri tinggi, setelah pada Kamis dini hari lalu, tim sukses raih kemenangan mutlak 3-1 atas Dynamo Kiev laga pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Pada tahun 2014 lalu, Navas dan kawan-kawan sukses mengalahkan Sunderland dilaga puncak Capital One Cup, dan itu menjadi salah satu hal yang paling berserajarah untuk rival Manchester United tersebut dan tentunya memberikan dampak saat menjalani di kancah Liga.

“Akan sangat fantastis saat memenangkan gelar ini (Capital One Cup),” Ujar pemain asal Spanyol tersebut kepada media setempat.

“Kami tentu masih ingin bersaing untuk gelar Liga Premier dan itu tentu cukup adil untuk kami saat mengakhiri musim ini.

“Ini tentu sangat penting raih gelar sebanyak mungkin yang kami bisa. [di 2014] kami sungguh santai untuk bisa menghadapi tantangan yang akan dihadapi pada musim selanjutnya. Ini bisa menjadi tambahan motivasi dan kepercayaan diri untuk bisa menangkan gelar pada tahun ini.”

Sebelum raih kemenangan atas Dynamo Kiev, pasukan Manuel Pellegrini harus menelan tiga kekalahan beruntun atas Leiester City dan Tottenham Hotspur diajang Liga Premier dan takluk dengan skor telak 1-5 atas Chelsea diajang FA Cup.

Manchester City Siap Raih Gelar Liga Inggris Musim Ini?

Jika melihat kondisi Manchester City dipapan klasemen untuk bisa raih gelar Liga Premier Inggris masih cukup terbuka, tercatat hingga pekan ke 26 tim duduk diposisi empat klasemen, dan selisih enam poin dari pemuncak klasemen sementara, Leicester City.

Namun jika melihat performa Citizen musim ini, tentu banyak pihak yang meragukan, tercatat tim sudah menelan tujuh kekalahan, dan bahkan catatan tersebut tidak lebih baik dari catatan Everton yang dimusim ini juga menelan total kekalahan yang sama dan lebih banyak imbang total 11 kali.

Sebelumnya City sukses kembali raih kemenangan atas Dynamo Kiev setelah sebelumnya harus takluk di tiga laga secara beruntun atas leicester City, Tottenham dan Chelsea.

Dari 12 laga tersisa, Sergio Aguero CS sendiri masih cukup banyak memiliki tantangan berat lantaran harus menghadapi Liverpool dipekan 27, menghadapi Derby dipekan 31 serta Chelsea dan Arsenal dipekan 34 dan 37.

 

Apakah nantinya Manuel Pellegrini mampu persembahkan gelar Liga Inggris terakhir bagi Manchester City sebelum akhirnya resmi tidak menjabat sebagai pelatih?