John Terry Enggan Tinggalkan Stamford Bridge

Setelah cukup gencar kabar dari bek utama Chelsea, John Terry yang akan segera angkat kaki dari Stamford Bridge sangat berhembus kencang, terlebih lagi hingga detik ini pihak manajemen tim belum memberikan tanda akan segera memberikan perpanjangan kontrak pada ikon The Blues tersebut.

John-Terry-Enggan-Tinggalkan-Stamford-Bridge

John Terry Sangat Berharap Dapatkan Perpanjangan Kontrak

Kapten Chelsea, John Terry mengakui ‘sangat berharap’ agar bisa bertahan lebih lama di tim dengan mendapatkan perpanjangan kontrak dari pihak tim lantaran kontrak dirinya yang akan habis pada akhir musim nanti.

Masa depan bek berusia 35 tahun tersebut hingga saat ini masih belum jelas lantaran musim 2015/2016 akan habis dalam hitungan beberapa bulan kedepan, dan bahkan pihak klub sendiri dikabarkan siap melakukan pembicaraan terkait kontrak sang pemain.

Terry mengatakan bahwa dirinya sangat berharap bisa tinggal lebih lama di Stamford Bridge, namun dirinya tidak menutup kemungkinan apapun yang akan terjadi nantinya.

“Saya sangat berharap tentunya (perpanjangan kontrak).” Ujar bek veteran Chelsea tersebut.

“Saya sudah 21 tahun berada disini dan saya tidak akan menyerah hingga pada akhirnya apa yan terjadi nanti. Namun siapa yang akan tahu hal itu?.

“Saya selalu ingin memberikan lebih, bagaimanapun caranya untuk berada disini dan apapun alasannya untuk memastikan hal itu.”

Terry sendiri merupakan akademi Chelsea sejak 1995-1998 sejak dirinya memutuskan pindah dari akademi West Ham. Pada tahun 1998 dirinya resmi mempromosikan diri keskuat utama hingga saat ini, tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 480 kali dan sukses menyumbang 40 gol.

 

Masa Depan Terry Akan Dibicarakan Usai Abrahamovic Resmi Tunjuk Conte Sebagai Pelatih Musim Depan

John Terry akan memastikan masa depannya di Chelsea setelah pihak manajemen tim memastikan Antonio Conte resmi menjadi pelatih tim dimusim depan.

Pelatih sementara The Blues, Guus Hiddink dikabarkan akan segera digantikan mantan pelatih Juventus tersebut usai akhir musim ini.

Dan kabarnya pihak tim sudah menyodorkan kontrak pelatih yang saat ini melatih timnas Italia tersebut dengan kontrak tiga tahun kedepan dengan bayaran yang diperkirakan 18 juta Poundsterling nantinya.

Dan dikabarkan juga pemilik klub, Roman Abrahamovic akan segera mengumumkan kepada para pemain bahwa Conte akan menjadi pelatih tim dimusim depan pada hari ini.

Namun menanggapi hal tersebut, Terry langsung membantah hal tersebut.

“(Conte akan melatih Chelsea) tidak ada yang membicarakan hal tersebut kepada tim,” Ujar Terry kepada media.

“Itu hanya keputusan klub dan sang pemilik, bahwa dialah pelatih kami musim depan.

“Namun belum dibicarakan kepada para pemain, kami masih menunggu disini dan fokus pada klasemen.

“Disini kami berupaya (klasemen Liga Inggris) bukan hal lain.

“Kami tampil dibawah performa saat masih dilatih Jose – dan kami tidak melakukan hal itu dan kami akan berusaha untuk memberikan jaminan.

“Performa kami saat ini sudah kembali, jadi buat apa untuk mendepak Guus dan dimana dia sudah menggantikan Jose dan itu dinilai tidak adil dan itu tidak mungkin untuk klub.

“Guus akan datang dan pergi untuk pensiun setelah membawa kami kejalur yang benar.”

 

Apakah John Terry akan mendapatkan perpanjangan kontrak dan bertahan lebih lama menjadi kapten Chelsea?

Bayern Munchen Gagal Lanjutkan Catatan Sempurna Di Laga Kandang

Hingga laga laga kandang yang ke-11, akhirnya catatan manis Bayern Munchen harus berakhir diangka 12 setelah tim takluk 1-2 atas Mainz pada tengah pekan ini atas Mainz yang digelar di Allianz-Arena, yang tentunya kekalahan tersebut membuat selisih poin dengan Dortmund semakin sedikit.

Bayern-Munchen-Gagal-Lanjutkan-Catatan-Sempurna-Di-Laga-Kandang

Guardiola Akui Bundesliga Bukan Kompetisi Mudah

Pelatih Bayern Munchen, Josep Guardiola mengatakan bahwa kompetisi Bundesliga semata tidak terlihat mudah setelah tim harus takluk 1-2 atas Mainz pada Kamis dini hari tadi saat laga digelar di Allianz-Arena, setelah tim tamu unggul melalui Jairo Samperio dan Cordoba mencetak gol dimenit 26 dan 86 serta gol balasan dari Arjen Robben dimenit 64.

Kekalahan tersebut menyudahi torehan sempurna The Bavarian khususnya dilaga kandang kompetisi domestik, setelah di 11 laga kandang sebelumnya selalu raih kemenangan.

Namun dilaga lain, sang kompetitor musim ini, Borussia Dortmund sendiri berhasil bernasib lebih baik setelah raih kemenangan 2-0 atas Darmstadt, dan berkat kemengan tersebut tim sukses memperkecil selisih poin menjadi lima poin.

“Kami akui bahwa pada malam ini  sungguh berjalan tidak mudah,” Ujar Guardiola usai laga.

“Tidak ada tim yang bisa menangkan Bundesliga empat musim secara beruntun dan Dortmund adalah tim yang sangat berbeda ketimbang di tiga tahun berikutnya.

“Dan kami harus memikirkan laga berikutnya.”

Disamping itu, pelatih yang dimusim depan resmi melatih Manchester City tersebut mengucapkan selamat pada Mainz setelah sukses raih poin penuh dilaga tersebut.

“Tentang performa, kami akui tidak bermain baik, namun saya tidak berpikir hal tersebut sepenuhnya.” Lanjut Guardiola.

“Dan saya ucapkan selamat pada Martin (Pelatih Mainz) setelah mampu raih kemenangan dilaga ini.”

Berkat kemenangan tersebut membuat Mainz duduk diposisi lima klasemen Bundesliga, dan memiliki poin yang sama dengan Borussia Monchengladbach yang duduk dizona playoff Liga Champions Eropa.

Bayern Munchen Gagal Perlebar Jarak Dengan Dortmund

Bayern Munchen harus mengakui keunggulan Mainz dipekan 24 Bundesliga Jerman, setelah tim takluk 1-2 pada tengah pekan ini, meski dilaga tersebut The Bavarian berperan sebagai tuan rumah.

Kekalahan ini juga merupakan kekalahan perdana Bayern khususnya dilaga kandang untuk kompetisi Bundesliga, setelah di 11 laga sebelumnya sukses raih hasil sempurna.

Alhasil akibat kekalahan tersebut, membuat sang rival Borussia Dortmund sukses memperkecil ketertinggalan poin menjadi tinggal lima poin usai raih kemenangan atas Darmstadt 2-0 dilaga lainnya.

Sementara itu, kekalahan ini terasa cukup pahit bagi gelandang serang, Franck Ribery yang dilaga tersebut merupakan laga perdananya sebagai pemain starting line-up usai dirinya mengalami cedera yang mengharuskan absen dalam tempo waktu yang cukup lama.

Hasil ini tentunya akan cukup berat, lantaran pada akhir pekan ini, Die Roten akan menjalani Der Klassiker vs Borussia Dortmund pada tanggal 6 Maret mendatang.

Apakah Bayern Munchen mampu bangkit jelang laga bigmatch hadapi Dortmund pada akhir pekan nanti?

Menez Dan Balotelli Sukses Bawa Milan Ke Final Coppa Italia

Dua penyerang yang dimusim ini sudah cukup tersingkirkan dari skuat, Jeremy Menez dan Mario Balotelli sukses bawa Milan untuk berlaga di babak final Coppa Italia setelah sukses menyingkirkan tim kasta bawah, Alessandria dibabak semifinal dengan agregat 6-0.

Menez-Dan-Balotelli-Sukses-Bawa-Milan-Ke-Final-Coppa-Italia

Mihajlovic Puji Penampilan Menez dan balotelli Usai Persembahkan Kemenangan Di Coppa Italia

Pelatih AC Milan, Sinisa Mihajlovic memberikan pujian pada dua penyerang tim, Jeremy Menez dan Mario Balotelli usai persembahkan kemenangan atas Alessandria dengan skor 5-0 dilaga kedua semifinal Coppa Italia.

Dilaga tersebut mantan punggawa Roma tersebut dan Alessio Romagnoli sukses membukukan dua gol, dan di laga pertama sebelumnya, Balotelli sukses persembahkan kemenangan melalui titik putih.

Berkat penampilan impresif tersebut, Mihajlovic langsung memberikan apresiasi pada kedua pemain tersebut “Kedua pemain itu adalah pemain penting, tapi dengan fisik yang tidak bagus.”

“Balo dan Menez tampil baik, namun anda belum bisa melihat dirinya untuk berada dalam kondisi terbaik.

“Balotelli tidak melakukan selebrasi? Saya tentu tidak bisa memanggl Mario bahwa harus melakukan selebrasi setiap mencetak gol dan mengatakan harus mengubah sikapnya, tapi dia tetap berlari dan berkorban untuk tim.

“Namun dia masih belum dalam bentuk terbaiknya hingga saat ini.”

Nantinya Milan akan menunggu calon lawan dibabak final nanti antara sang rival satu kota, Inter Milan ataupun Juventus pada Kamis dini hari nanti, dilaga pertama pasukan Roberto Mancini sendiri harus takluk 0-3 atas Bianconerri saat bermain di Juventus Arena.

Menez Dan Balotelli Akan Berusaha Kembali Ke Penampilan Terbaiknya Dimusim Ini

Siapa yang tidak kenal dengan dua nama penyerang AC Milan musim ini, Mario Balotelli dan juga top skorer tim musim lalu, Jeremy Menez.

Dibeberapa musim sebelumnya kedua pemain tersebut merupakan aktor utama kesuksesan tim, namun yang pada musim ini bahkan keduanya hanya menjadi pilihan kedua pelatih Sinisa MIhajlovic lantaran masalah kebugaran yang belum membaik hingga saat ini.

Tercatat dimusim ini, bahkan mantan punggawa PSG tersebut hanya bermain 31 menit dan hanya masuk sebagai pemain pengganti, sementara Balotelli sendiri yang merupakan pemain pinjaman dari Liverpool hanya bermain 329 menit dan hanya mampu mencetak satu gol dimusim ini.

Namun keduanya terlihat semakin membaik setelah keduanya muncul sebagai aktor kesuksesan saat membawa Rossoneri melaju ke babak final Coppa Italia usai mengalahkan tim divisi tiga, Alessandria dengan agregat 6-0, dari dua laga tersebut, Menez dan Balotelli sukses persembahkan masing-masing dua gol.

Alhasil saat ini membuat pelatih tim mendapat angin segar jelang laga berikutnya saat Milan tengah berusaha untuk bisa duduk dizona Eropa pada akhir musim nanti.

 

Mungkinkan Mario Balotelli dan Jeremy Menez kembali ke skuat utama Milan jelang akhir musi 2015/2016 ini?

Kepastian Nasib Yaya Toure Di Manchester City

Kakak dari Yaya Toure yaitu Kolo Toure menjelaskan bahwa sang adik  bersikap biasa saja, jika Manuel Pellegrini akan digantikan oleh Pep Guardiola di akhir musim.

Kepastian-Nasib-Yaya-Toure-Di-Manchester-City

Kolo Ungkap Sebenarnya Yaya Toure Menanti Kedatangan Guardiola

Menurut media di Inggris Kolo Toure mengungkapkan bahwa adiknya, Yaya Toure sedang menantikan kedatangan sosok Pep Guardiola di Manchester City di musim depan.

Banyaknya Rumor yang negatif yang telah tersebar luas bahwa pemain asal pantai gading itu akan pergi dari Etihad Stadium, Sejak berita tercuat pelatih Bayern Munchen itu bakal menggantikan posisi bangku kepelatihan Manuel Pellegrini di The Citizen pada akhir musim nanti.

Pemain yang berposisi gelandang tersebut telah diberitakan tidak ingin di bawah kepemimpinan pelatih asal Barcelona Pep Guardiola, yang dimana saat itu Yaya Toure didepak ke city musim 2010-11 lalu.

Namun, kakaknya yang bermain di Liverpool, Kolo Toure yang kalah di Piala Capital One Cup pada hari minggu kemarin tidak percaya bahwa sang adik ingin mengakhiri karirnya di Manchester City.

“Jelas semua Pemain ingin bermain dibawah kepemimpinan Pep,” Ujar Kolo di media ofisial klub.

“Dia adalah seorang pelatih yang hebat. Sebenarnya mereka tahu satu sama lain untuk kembali bekerjasama dan saya berpikir itu tidak akan menjadikan masalah bagi mereka untuk tetap bekerjasama kembali, itupun tak luput dari pemikiran keduaanya masing-masing.

“Sangat sulit untuk menjawab masa depan Yaya. Dia memang adik kandung saya, Akan tetapi saya tidak akan ikut campur tangan untuk mengambil keputusan karirnya.”

Yaya Toure Tidak Menginginkan Kedatangan  Guardiola, Jika Itu Terjadi Dipastikan Hengkang

Sebelumnya terdengar kabar bahwa pemain gelandang Manchester City, Yaya Toure dipastikan akan hengkang dari Stadion Etihad, jika Pep Guardiola datang untuk menggantikan Manuel Pellegrini di musim depan.

Kabar tersebut membuat banyak tanda tanya karir Toure bersama The Citizen, seperti yang kita ketahui dia sepat dijual oleh Guardiola ketika dirinya membela Barcelona pada tahun 2010. Mungkin itu akan terjadi kembali cerita yang sama terulang, kata agen.

“Saya berpikir Yaya Akan Pergi dari klub,” ungkap Dimitri Seluk pada media setempat.

“Saya hanya berharap sebelum pergi dia kembali untuk menjuarai liga ditiap kompetisi.”

“Yang sebenarnya adalah bukan tentang Pep Guardiola suka tau tidaknya. Inilah hidup, seperti yang kita ketahui. Guardiola bisa saja untuk menelepon Toure dan memberitahukan jika dirinya bersamanya atau tidak.”

Yaya Toure yang didatangkan oleh Manchester City pada tanggal 2 Juli 2010 itu, telah mendapatkan kontrak selama lima tahun bersama The Citizen dengan mahar 24 juta Poundsterling.

Musim ini Toure sudah tercatat 23 kali mengikuti pertandingan, telah menyumbangkan lima gol, satu kali menjadi pemain pengganti, 10 kali dikeluarkan untuk digantikan, dan satu kali dicadangkan.

 

Apakah kedatangan pep Guardiola di musim depan nanti, Yaya Toure masih tetap bermain untuk Manchester City atau ia akan hengkang ?

El Shaarawy Memberikan Kejutan Di Roma

Gelandang Milan yang dipinjamkan ke Roma, telah membuktikan kualitas dirinya bersama tim Ibukota, setelah dirinya gagal bersama AS Monaca di Ligue 1.

El-Shaarawy-Memberikan-Kejutan-Di-Roma

El Shaarawy Berharap Dirinya Berada di Skuad Conte Untuk Membela Timnas Italia di Euro 2016

Stephan El Shaarawy yang bermain sangat gemilang bersama Roma telah targetkan tempat di skuad Antonio Conte untuk Euro 2016 di tim nasional Italia meskipun dirinya berstatus pinjaman.

Penyerang berusia 23 tahun itu berhasil membuat empat gol didalam lima pertandingan di klasemen Serie A semenjak kepindahannya bersama ibukota Italia yaitu AS Roma, yang berakhir pada akhir musim masa peminjamannya.

Seperti yang kita ketahui bahwa El Shaarawy tampil buruk saat dirinya membela AS Monaco yang mana dia gagal untuk mencetak gol di dalam 15 pertandingan di Ligue 1.

El Shaarawy suskes menyumbangkan dua gol saat Serigala Ibukota yang memperoleh kemenangan 3-1 atas Empoli akhir pekan kemarin. Dengan Kemenangan tersebut saat ini Roma telah berada di posisi ketiga klasemen Liga Italia dan memperpanjang kemenangan mereka dalam enam pertandingan.

“Saya bermain bersama Roma untuk memberikan semua kemampuan saya dan menjadikan ini sebagai titik balik dalam karir saya, namun saya juga ingin bermain di Euro,” ujar El Saarawy usai kemenangan Roma.”Saya ingin tetap tampil dengan baik untuk Roma dan mampu mencetak gol sebanyak mungkin, kita lihat saja nanti.”

“Saya merasa sudah membuktikannya karena saya bergabung dengan Roma setelah enam bulan bersama AS Monaco memberikan kemampuan saya untuk tim ini.

“Saya sangat senang telah bergabung, karena saya merasa klub mempercayai saya. Saya akan berusaha semaksial mungkin. Saya memulai dengan awal yang baik akan tetapi saya harus tetap fokus dan tetap dijalur yang tepat.”

El Shaarawy Unjuk Kualitas Dirinya Bersama AS Roma

Keputusan yang tepat bagi AS Roma yang telah mendatangkan Stephan El Shaarawy  dari AC Milan saat bursa transfer musim dingin kemarin benar-benar tidak salah. Hasilnya pun sangat positif, untuk tim dan pemain tersebut.

Tim Ibukota yang telah mendapatkan kekuatan baru mampu membuktikan di tiga kemennangan berturut-turut di kancah seri A disisa akhir musim ini. Hal tersebut, sekaligus El Shaarawy membuktikan kualitasnya bersama AS Roma  dan akan terus memberikan yang terbaik dari hari ke hari untuk tim yang dibelanya.

Bahkan El Shaarawy saat ini telah di percayai oleh sang pelatih tim ibukota, luciano spalletti yang ingin dirinya terus membuktikan kemampuan yang telah hilang semenjak dirinya mengalami cedera saat membela Rossoneri.

Sekarang bersama tim yang berjulukkan Giallorrosi tersebut El Shaarawy sudah tercatat 4 gol di lima pertandingan di kompetisi Seri A.

 

Akankah El Shaarawy terus membuktikan kualitas dirinya sampai akhir musim nanti dan berhasil membuat Conte percaya untuk bermain di timnas Italia ?

Guus Hiddink Dukung John Terry Jadi Pelatih

Setelah terus diterpa tidak akan bertahan di Chelsea hingga akhir musim nanti, pelatih tim, Guus Hiddink menyatakan satu pernyataan bahwa John Terry sebenarnya layak untuk menjadi pelatih tim jika dirinya bersedia usai kontrak dirinya akan habis pada akhir musim ini.

Guus-Hiddink-Dukung-John-Terry-Jadi-Pelatih

Hiddink Menilai Terry Layak Untuk Menjadi Pelatih

Pelatih sementara Chelsea, Guus Hiddink mengatakan bahwa kapten tim, John Terry sangat layak untuk menjadi pelatih tim saat masa baktinya bersama tim telah usai.

Masa depan Terry bersama The Blues sudah hampir dipastikan setelah pihak tim tidak memberikan perpanjangan kontrak untuk bek veteran Inggris tersebut, dan bahkan saat ini sang pemain juga telah mencari klub baru untuk musim depan.

Namun menanggapi hal ini, pelatih asal Belanda tersebut menilai Terry sudah sangat layak jika dirinya ditunjuk sebagai pelatih untuk tim level yang lebih tinggi.

“Saya pikir dia (Terry) akan sangat layak untuk ditunjuk sebagai manager tim, namun saat ini dirinya harus kembali belajar dimana dia harus membangun pondasi dan struktur tim.” Ujar pelatih sementara The Blues tersebut.

“Saya berkata dia sudah berada di rumah, bukan saat masa sesi latihan bahwa dia sebenarnya bia untuk menjadi lebih baik lagi.

“Saya pastinya tidak ingin membicarakan hal ini kepada dia (terkait masalah kepelatihan) sekarang karena tentunya akan menimbulkan spekulasi bahwa saya ingin menyingkirkan dia.

Terry sendiri sudah bergabung dengan Chelsea dilevel akademi sejak 1995 silam saat dirinya memutuskan pindah dari akademi West Ham, dan pada tahun 1998 hingga saat ini total dirinya sudah tampil sebanyak 480 kali dan mencetak 40 gol. Terry sebelumnya juga sempat dipinjamkan ke Nottingham Forest pada tahun 2000 silam.

John Terry, Sang Tembok Tebal Yang Siap Menghadang Serangan Lawan

Jika mendengar kata Chelsea, maka tentu tidak lepas dengan sosok bek tangguh dan juga kapten tim, John Terry dilini belakang.

Tercatat saat ini bek berusia 35 tahun tersebut sudah membela tim senior Chelsea selama 18 tahun terhitung sejak 1998 silam.

Hingga saat ini dirinya sudah cukup banyak persembahkan gelar bagi tim asal London tersebut, diantaranya empat gelar Liga Premier, Lima gelar FA Cup, tiga gelar Capital One Cup, dua gelar FA Cup dan masing-masing satu gelar Liga Champions Eropa dan Europa League.

Bahkan berkat penampilannya yang impresif, dirinya selalu menjadi skuat terbaik dunia (FIFA FIFPro) sejak tahun 2005-2008 dan menjadi pemain terbaik di Inggris musim 2004/2005 silam.

Karir Terry bukan hanya sebatas klub saja, tercatat dilevel timnas, dirinya total sudah tampil sebanyak 78 dan mampu menyumbang enam gol yang terhitung sejak 2003 hingga dirinya memutuskan pensiun dari timnas tahun 2012.

 

Apakah nantinya Terry akan memutuskan memutas stir untuk menjadi pelatih tim atau bahkan pada nantinya memilih bergabung ke klub lain saat masa kontraknya akan habis pada akhir musim ini?

Manchester City Siap Kalahkan Liverpool Di Final Capital One Cup

Jelang babak final Capital One Cup yang akan mempertemukan dua klub yang tengah inkonsistensi dikancah Liga Premier Inggris, Manchester City yang akan menjamu Liverpool pada akhir pekan nanti. Kedua tim tercatat. Tercatat dilima laga terakhir kedua tim sukses raih hasil yang sama, dua kemenangan, satu imbang dan dua kekalahan.

Manchester-City-Siap-Kalahkan-Liverpool-Di-Final-Capital-One-Cup

Jesus Navas Yakin Gelar Capital One Cup Akan Menambah Motivasi City Dalam Perburuan Gelar Liga Inggris

Gelandang sayap Manchester City, Jesus Navas merasakan bahwa raih gelar Capital One Cup akan memberikan tambahan motivasi tim untuk perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Seperti halnya pada musim 2003/2004 silam saat tim sukses persembahkan gelar Capital One dan Liga Inggris.

Nantinya pasukan Manuel Pellegrini akan berhadapan dengan Liverpool dibabak final Capital One Cup yang akan digelar di Wembley Stadium pada akhir pekan nanti, saat ini The Citizen tengah dalam percaya diri tinggi, setelah pada Kamis dini hari lalu, tim sukses raih kemenangan mutlak 3-1 atas Dynamo Kiev laga pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Pada tahun 2014 lalu, Navas dan kawan-kawan sukses mengalahkan Sunderland dilaga puncak Capital One Cup, dan itu menjadi salah satu hal yang paling berserajarah untuk rival Manchester United tersebut dan tentunya memberikan dampak saat menjalani di kancah Liga.

“Akan sangat fantastis saat memenangkan gelar ini (Capital One Cup),” Ujar pemain asal Spanyol tersebut kepada media setempat.

“Kami tentu masih ingin bersaing untuk gelar Liga Premier dan itu tentu cukup adil untuk kami saat mengakhiri musim ini.

“Ini tentu sangat penting raih gelar sebanyak mungkin yang kami bisa. [di 2014] kami sungguh santai untuk bisa menghadapi tantangan yang akan dihadapi pada musim selanjutnya. Ini bisa menjadi tambahan motivasi dan kepercayaan diri untuk bisa menangkan gelar pada tahun ini.”

Sebelum raih kemenangan atas Dynamo Kiev, pasukan Manuel Pellegrini harus menelan tiga kekalahan beruntun atas Leiester City dan Tottenham Hotspur diajang Liga Premier dan takluk dengan skor telak 1-5 atas Chelsea diajang FA Cup.

Manchester City Siap Raih Gelar Liga Inggris Musim Ini?

Jika melihat kondisi Manchester City dipapan klasemen untuk bisa raih gelar Liga Premier Inggris masih cukup terbuka, tercatat hingga pekan ke 26 tim duduk diposisi empat klasemen, dan selisih enam poin dari pemuncak klasemen sementara, Leicester City.

Namun jika melihat performa Citizen musim ini, tentu banyak pihak yang meragukan, tercatat tim sudah menelan tujuh kekalahan, dan bahkan catatan tersebut tidak lebih baik dari catatan Everton yang dimusim ini juga menelan total kekalahan yang sama dan lebih banyak imbang total 11 kali.

Sebelumnya City sukses kembali raih kemenangan atas Dynamo Kiev setelah sebelumnya harus takluk di tiga laga secara beruntun atas leicester City, Tottenham dan Chelsea.

Dari 12 laga tersisa, Sergio Aguero CS sendiri masih cukup banyak memiliki tantangan berat lantaran harus menghadapi Liverpool dipekan 27, menghadapi Derby dipekan 31 serta Chelsea dan Arsenal dipekan 34 dan 37.

 

Apakah nantinya Manuel Pellegrini mampu persembahkan gelar Liga Inggris terakhir bagi Manchester City sebelum akhirnya resmi tidak menjabat sebagai pelatih?

Busquets Ingin Lebih Lama Di Barcelona

Gelandang andalan Barcelona, Sergio Busgets merupakan salah satu pemain penting khususnya dilini tengah tim, dirinya mengaku ingin bertahan lebih lama setelah adanya kabar bahwa dirinya tengah diincar oleh Josep Guardiola untuk didatangkan ke Manchester City, klub baru pelatih asal Spanyol tersebut dimusim depan.

Busquets-Ingin-Lebih-Lama-Di-Barcelona

Sergio Busquets Berharap Bisa Mendapat Perpanjangan Kontrak Dari Barcelona

Sergio Busquets sangat berharap presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu untuk memberikan perpanjangan kontrak pada dirinya.

Kontrak pemain timnas Spanyol tersebut sebenarnya masih cukup lama, tercatat baru akan habis pada akhir musim 2018/2019 mendatang.

Meski begitu dikabarkan baru-baru ini pemain berusia 27 tahun tersebut tengah didekati oleh Manchester City untuk dimasukan kedalam formasi Josep Guardiola dimusim depan. Namun menanggapi hal tersebut Busquets mengaku masih bahagia di Camp Nou dan ingin memperpanjang masa bakti dirinya.

“Ini merupakan situasi yang berhubungan dengan presiden tim.” Ujar Busquets.

“Saya harap dia akan mengeluarkan kata itu (perpanjangan kontrak), tapi saya masih tetap konfident apapun situasinya nanti.

“Saya tahu dimana saya ingin tinggal. Saya telah memberikan segalanya untuk Barcelona dan kami juga sudah merasakan momen yang cukup hebat disini.

Busquets sendiri sudah bekerja dibawah kepelatihan Josep Guardiola sejak 2008-2012 silam di Barcelona sebelum akhirnya pelatih asal Spanyol tersebut memilih gabung Bayern Munchen pada pertengahan 2013, dan saat itu keduanya sukses persembahkan 17 gelar baik domestik maupun dunia.

 

Sergio Busquets Salah Satu Benteng Tangguh Barcelona

Gelandang tengah Barcelona, Sergio Busquets merupakan salah satu pemain utama Barcelona yang tentunya merupakan pemain jebolan asli klub Catalan tersebut.

Tercatat dirinya sudah membela akademi Blaugrana pada 2005-2007 silam, setelah itu selama satu tahun dirinya masuk keskuat Barcelona B, dan bahkan dirinya langsung menjadi pilihan utama, tercatat dirinya sukses tampil 32 kali dan menyumbang satu gol untuk tim.

Hanya bertahan satu tahun, pemain berusia 27 tahun tersebut dirinya langsung masuk kedalam skuat utama Barcelona hingga saat ini, tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 235 kali disemua ajang dan sukses menyumbang enam gol.

Selama enam tahun membela raksasa La Liga tersebut tercatat dirinya sukses persembahkan banyak gelar untuk tim, total 13 gol dikancah domestik, lima gelar La Liga, tiga gelar Copa del rey, empat gelar Super Spanyol dan satu gelar Copa Catalunya. Sementara dikancah di Eropa dan dunia dirinya sukses persembahkan 10 gelar, tiga LIga Champion Eropa, tiga Super Eropa, satu Audi Cup dan tiga gelar Piala Dunia Antar Klub.

Bahkan berkat penampilan menawan tersebut, Busquets juga tidak tertinggal saat timnas Spanyol turun berlaga, tercatat dirinya sukses persembahkan gelar Piala Dunia 2010, satu Euro tahun 2012 dan pial aKonfederasi tahun 2013 Brasil. Tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 83 kali tampil dan mencetak dua gol.

 

Apakah Manchester City berhasil membawa Sergio Busquets dari Barcelona dan mempersatukan dirinya dengan Josep Guardiola di musim depan?

Hadapi Bayern, Buffon Beri Pujian Pada Manuel Neuer

Jelang laga pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa antara tim tuan rumah Juventus yang akan berhadapan dengan wakil Jerman, Bayern Munchen pada Rabu dini hari nanti. Laga tersebut tentunya salah satu yang cukup ditunggu lantaran akan mempertemukan dua kiper hebat dari dua negara, Gianluigi Buffon dan Manuel Neuer.

Hadapi-Bayern-Buffon-Beri-Pujian-Pada-Manuel-Neuer

Buffon Akui Manuel Neuer Salah Satu Kiper Hebat

Kapten dan kiper utama Juventus, Gianluigi Buffon memuji Manuel Neuer jelang menghadapi Bayern Munchen pada rabu dini hari diajang Liga Champions Eropa.

Dimusim lalu raksasa Serie A tersebut sukses mengkandaskan salah satu raksasa Jerman Borussia Dortmund yang tidak lain merupakan rival abadi The Bavarian dikancah domestik dibabak 16 besar, dan tentunya dilaga nanti pasukan Josep Guardiola tersebut enggan menelan nasib yang sama dengan sang rivalnya tersebut.

Kiper berusia 38 tahun tersebut cukup mengakui kualitas dari Neuer yang merupakan salah satu kiper hebat.

“Saya sudah melihat banyak kiper sepanjang saja berkarir dan saya belum pernah melihat kiper yang bsangat solid dan cukup memiliki kualitas.” Ujar Buffon jelang laga bigmatch.

“Manuel Neuer memiliki karakter tersebut dan dimana cukup memiliki keberanian, yang tentunya tidak bisa dipungkiri bahwa dirinya merupakan pemain kunci Bayern.

“Tentu saja disaat kita membicarakan kiper dan pastinya Iker Casillas, Petr cech, Oliver Kahn dan yang lainnya, jadi anda bisa mengevaluasi banyak elemen dan bukan hanya melihat pada satu momen saja.”

Neuer sendiri sukses membawa Bayern Munchen raih tiga gelar Bundesliga secara beruntun, dan bahkan dimusim ini tercatat dirinya baru kemasukan sebanyak 11 gol dari total 22 kali bermain dikancah domestik, dan disisi lain, Buffon sendiri juga sukses membawa Juventus menjadi tim paling sedikit kemasukan, total tim baru kemasukan 15 gol dari 26 kali tampil diajang Serie A.

Neuer, Kunci Sukses Bayern Munchen Lima Musim Terakhir

Jika mendengar tim Bayern Munchen, tentu tidak terlupakan sosok Manuel Neuer, kiper utama tim yang hampir belum pernah tergantikan sejak dirinya bergabung.

Kiper timnas Jerman tersebut didatangkan dari Schalke pada pertengahan 2011 silam dengan banderol 22 juta Euro, dan selama hampir lima musim membela raksasa Bundesliga tersebut dirinya selalu menjadi pilihan utama dan menjadi tembok tebal bagi tim-tim lawan.

Hingga saat ini dirinya sukses persembahkan hampir semua gelar dilevel klub baik dikancah domestik, total dirinya sudah persembahkan deapan gelar, diantaranya tiga gelar Bundesliga, tiga DFB Pokal, satu gelar Liga Cup dan satu Super Jerman untuk diajang domestik. Sedangkan untuk level Eropa dirinya sukses persembahkan lima gelar bergensu seperti satu Liga Champions Eropa, satu Super Eropa, dua Audi Cup dan satu Piala Dunia antar Klub pada 2013 di Maroko.

Bahkan bukan hanya itu, dirinya juga sukses bawa timnas Jerman raih gelar Piala Dunia 2014 di Brasil.

 

Apakah nantinya Manuel Neuer mampu menyaingi kiper veteran Juventus, Gianluigi Buffon untuk bisa menjaga tim terhindar dari kebobolan para mesin gol masing-masing tim saat laga nanti?

 

Ozil Jadi Kekuatan Utama Arsenal

Jelang laga kontra Barcelona yang akan digelar pada 24 Februari mendatang, disinyalir, tim tuan rumah Arsenal akan mengandalkan gelandang serang asal Jerman, Mesut Ozil dilaga nanti, saat ini memang mantan punggawa Real Madrid tersebut menjadi motor serangan tim untuk bisa mencetak gol disetiap laga.

Ozil-Jadi-Kekuatan-Utama-Arsenal

Arsenal Akan Hancur Jika Barcelona Mampu Hentikan Mesut Ozil

Jelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa yang akan mempertemukan tim tuan rumah, Arsenal yang akan menghadapi raksasa Spanyol, Barcelona yang akan digelar di Emirates Stadium pada Rabu dini hari nanti.

Legenda Gunners, Thierry Henry mensinyalir bahwa nantinya tim tuan rumah akan sangat mengandalkan Mesut Ozil dalam merancang serangan lawana dilaga nanti, dan legenda asal Perancis tersebut mengatakan bahwa pasukan Arsene Wenger sebenarnya dalam kondisi berbahaya lantaran jika lawan mampu menghentikan pemain asal Jerman tersebut maka hampir pasti Arsenal akan takluk.

Pemain yang pernah membela kedua klub tersebut mengatakan bahwa Ozil merupakan pemain yang luar biasa, lantaran dirinya kerap membuat asisst yang mampu dimaksimalkan para penyerang tim untuk membuat gol.

“Ozil sangat luar biasa, dia selalu bisa menciptakan umpan,” Ujar Henry melalui media ofisial El Barca. “Dia mampu bermain, sangat, sangan, sangat baik, seperti halnya saat masih membela Madrid. Setelah dua musim cukup kesulitan dia mampu tampil lebih baik dimusim ini.

“Jika mereka (Barcelona) mampu menghentikan Ozil, maka otomatis Arsenal dipastikan akan hancur dan menelan kekalahan.”

Dimusim ini total Mesut Ozil sendiri sudah mencetak empat gol dan 17 kali melakukan asisst dari total 24 kali tampil bersama Arsenal diajang Liga Premier Inggris, dan bahkan dari total pertandingan dirinya selalu tampil sebagai starter dan hanya sembilan kali digantikan saat laga.

 

Pengalaman Ozil Bermain Di La Liga Akan Diuji Saat Berhadapan Dengan Barcelona

Gelandang andalan Arsenal, Mesut Ozil dipastikan akan menjadi motor dan jantung serangan tim saat berhadapan dengan Barcelona dilaga pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa yang akan digelar pada Rabu dini hari nanti di Emirates Stadium.

Nantinya Ozil akan mendapatkan ujian yang berarti lantaran dirinya pernah mengecap kompetisi La Liga, saat membela Real Madrid yang tidak lain merupakan rival abadi, Barcelona selama empat musim (2010-2014) sebelum akhirnya gabung Arsenal pada pertengahan 2013 silam dengan banderol yang cukup fantastis 50 juta Euro.

Tercatat selama membela Real Madrid dirinya sukses mencetak 19 gol dari 104 kali tampil diajang La Liga selama membela raksasa Spanyol tersebut, dan tercatat selama membela Madrid, Ozil sukses persembahkan satu gelar La Liga, satu Copa del Rey dan satu Piala Super Spanyol.

Apakah nantinya Mesut Ozil mampu untuk membantu Arsenal untuk bisa persembahkan kemenangan atas kekuatan terbesar Dunia saat ini, Barcelona saat bermain dirumah sendiri nantinya?