post

Terlalu Lama Arsenal Tidak Juara Premier League

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger merasa sangat tidak tahan dengan penderitaan klub yang di latihnya karena sudah lebih dari sedekade tidak mendapatkan gelar jaura Premier League. Keresahan pelatih klub yang memiliki julukan sebagai The Gunners itu sangat beralasan, pasalnya selama dirinya melatih cukup sulit mendapatkan tropi gelar juara. Meskipun memiliki pemain bintang dengan kategori pemain top dunia.

Terakhir kali The Gunners mendapatkan gelar juara Premier League pada musim 2003/2004 setelah itu klub yang bermarkas di Kota London tersebut mendapatkan kesulitan bagaikan kutukan dari dewi fortuna. Materi pemain top dan regenarasi yang cukup mumpuni sebenarnya Arsenal memiliki kans besar untuk bisa mendapatkan juara Liga Inggris.

Pasukan meriam London yang di pimpin oleh seorang CEO, Ivan Gazidis didirikan pada tahun 1886 telah memiliki banyak sejarah panjang. Tidak sedikit pemain bintang yang mampir memberikan kemampuannya untuk salah satu klub kesayangan di Kota London tersebut. Thierry Henry, Denis Bergkamp, Robert Pires, Tony Adams dan David Seamen adalah sebagian deretan pemain bintang yang pernah dimiliki oleh Arsenal.

Prediksi Peluang Arsenal Juara Musim Ini

arsenal-juara

Beberapa mantan pemain bintang Arsenal memiliki prediksi masing-masing. Seperti di kutip dari sekumpulan media-media lokal di Inggris, mantan anak asuh Arsene Wenger, Samir Nasri mengatakan bahwa peluang mantan timnya itu tetap terbuka dan akan selalu terbuka, karena memiliki regenerasi yang cukup bagus dari tahun ke tahun. Hanya saja, dirinya mengukapkan bekas timnya itu kurang konsisten pada pertengahan musim.

“Saya selalu mengatakan kepada mereka, bahwa peluang juara selalu terbuka lebar untuknya. Asalkan mereka bisa selalu konsisten dalam setiap laga yang di mainkan. Kekuatan Arsenal musim ini cukup merata, kecepatan setiap pemain juga memiliki keunggulan diatas rata-rata. Tapi saya kembali ucapkan konsistensi dan fokus sangat penting dalam menjalankan laga di Premier League,” jelas Nasri memberikan prediksinya.

Arsenal memang selalu saja terlihat kesulitan ketika musim sudah memasuki fase pertengahan. Faktor pemain cedera, kelelahan dan lainnya menjadi biang kerok kenapa Arsene Wenger selalu kesulitan membesut timnya tersebut. Pelatih yang kini sudah berumur 67 tahun itu merasakan prustasi menjadi seorang manejer Arsenal, bahkan dirinya siap untuk pensiun dari The Gunners jika musim ini tidak bisa memberikan gelar juara Liga Inggris.

Pernyataan akan pensiunnya sang pelatih jika tidak berhasil mendapatkan juara musim ini mendapatkan beberapa komentar dari mantan anak asuhnya terdahulu. Seperti Thierry Henry yang memberikan komentarnya kepada mantan pelatihnya itu mengenai pensiun dari kursi kepelatihannya. “Saya menaruh hormat terhadap dirinya karena telah memiliki dedikasi serta tanggung jawab sebagai pelatih selama ini, kemampuannya melatih menjadikan banyak pemain muda bersinar. Mengenai keputusannya itu, saya nilai cukup relevan karena usianya yang sudah tidak lagi muda lagi,” ujar Henry.

Materi Pemain Arsenal

arsenal-fc

Arsenal merupakan salah satu tim besar di Premier League. Deretan pemain muda berbakat dan di padu dengan pemain-pemain bintang yang cukup berpengalaman membuat kinerja tim menjadi cukup imbang. Meskipun dinilai selalu gagal dalam memperebutkan tropi Liga Inggris, tapi kualitas permainannya tidak bisa di ragukan lagi.

Pemain bintang yang kini parkir di Arsenal seperti Mesut Ozil, Alexis Sanchez, Olivier Giroud, Theo Walcot, Aaron Ramsey, Petr Cech dan masih banyak lagi pemain top dunia yang menjadi harapan Wenger bisa membawa pasukan meriam London meraih gelar juara musim ini.

“Tim kami di isi oleh materi pemain yang berkualitas. Persaingan disini memang cukup ketat oleh karena itulah saya sebagai kepala pelatih membutuhkan materi pemain lebih dari ini untuk melakukan beberapa rotasi dalam menghadapi jadwal yang ketat,” ucap Wenger kepada media lokal di Inggris.

post

Bravo Blunder, Barca Hancurkan City

Liga Champions dini hari tadi, menyuguhkan pertandingan dua tim hebat. Keduanya berasal dari negara yang memiliki kompetisi paling kompetitif. Manchester City yang berasal dari negeri Ratu Elizabeth harus menelan kekalahan menyakitkan ketika bertandang ke Camp Nou, kandang dari Barcelona.

Pelatih City yang juga mantan dari Barca di klaim menjadi biang kekalahan pasukan biru langit itu. Di hajar 4 gol tanpa balas, yang di cetak oleh Lionel Messi dengan 3 golnya dan satu gol lagi berhasil di cetak oleh Neymar. Salah satu gol tercipta karena kiper Man City melakukan blunder.

Claudio Bravo, kiper yang di boyong Guardiola dan menyingkirkan Joe Hart dari tim dinilai kesalahan yang sangat besar. Dalam pertandingan Liga Champions pada dini hari tadi, Bravo melakukan blunder yang mengakibatkan timnya harus terpuruk dipukul tuan rumah dengan skor yang cukup mengejutkan.

barcelona

Berawal dari operan yang nanggung dari Bravo kepada pemain belakang City, dan mampu di rebut oleh Suarez. Dengan cekatan Suarez langsung melambungkan bola tapi secara sengaja ternyata kiper berusia 33 tahun itu sengaja menangkap bola dengan tangannya di luar kota pinalti. Tanpa ragu dan tanpa basi-basi, wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut langsung memberikan kartu merah tepat di hadapan penjagawa gawang tersebut.

Hancurnya Man City pada laga kali ini tidak lain karena kesalahan yang dilakukan oleh penjaga gawang mereka sendiri. Melakukan blunder dan harus bermain 10 orang, itu bukanlah kondisi yang bagus ketika menghadapi tim sekelas Barca. “Tidak mudah memang memenangi laga melawan Barcelona, mereka tim kuat dan seharusnya kami tidak hancur seperti ini jika saja bermain dengan 11 orang,” jelas Pep Guardiola.

Komentar Guardiola

Seusai jalannya pertandingan media-media langsung menyoroti Pep Guardiola. Dinilai telah melakukan kesalahan karena mendepat Joe Hart dari tim, membuat para awak media memburu penjelasannya mengenai penjaga gawang yang ia boyong ke dalam skuad Man City pada musim ini.

Kekalahan melawan Barca dengan skor sebanyak ini, jelas sangat menyakitkan bagi pendukung Citizens dan para pemainnya. Kondisi mereka semakin di perparah dengan keadaan klasemen Liga Inggris yang poinnya disamai oleh Arsenal. Melalui jumpa persnya sesaat usai laga melawan pasukan Luis Enrique, ia memberikan banyak penjelasan.

“Saya tidak mengharapkan kekalahan seperti ini. Empat gol tanpa balas benar-benar menyakitkan tapi kami harus segera memperbaikinya. Sangat banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diperbaiki pada tim ini. Kesalahan penjaga gawang benar-benar sangat merugikan kami dalam laga berat seperti ini.”

Messi Sukses Tenggelamkan Tamunya

lionel-messi

Pemain bintang Blaugrana yakni, Lionel Messi menjadi bintang saat tenggelamkan tim tamu Manchester City dengan skor sangat meyakinkan. Tidak tanggung-tanggung pemain tersebut berhasil mengukuhkan 3 gol dalam laga dini hari.

Menjadi pemain kunci pada skuad Barca nampaknya tidak mendapatkan pengawalan khusus dari para pasukan Guardiola. Komentator pada pertandingan tersebut juga cukup heran, begitu bebasnya Messi bergerak menguasai lapangan tengah.

Penampilannya benar-benar sangat impresif sekali pada saat pertandingan berlangsung. Gerakan-gerakan menusuk dari tengah dan gocekan yang mampu melewati dua sampai tiga pemain membuat kocar-kacirnya lini belakang pasukan Guardiola.

John Terry Enggan Tinggalkan Stamford Bridge

Setelah cukup gencar kabar dari bek utama Chelsea, John Terry yang akan segera angkat kaki dari Stamford Bridge sangat berhembus kencang, terlebih lagi hingga detik ini pihak manajemen tim belum memberikan tanda akan segera memberikan perpanjangan kontrak pada ikon The Blues tersebut.

John-Terry-Enggan-Tinggalkan-Stamford-Bridge

John Terry Sangat Berharap Dapatkan Perpanjangan Kontrak

Kapten Chelsea, John Terry mengakui ‘sangat berharap’ agar bisa bertahan lebih lama di tim dengan mendapatkan perpanjangan kontrak dari pihak tim lantaran kontrak dirinya yang akan habis pada akhir musim nanti.

Masa depan bek berusia 35 tahun tersebut hingga saat ini masih belum jelas lantaran musim 2015/2016 akan habis dalam hitungan beberapa bulan kedepan, dan bahkan pihak klub sendiri dikabarkan siap melakukan pembicaraan terkait kontrak sang pemain.

Terry mengatakan bahwa dirinya sangat berharap bisa tinggal lebih lama di Stamford Bridge, namun dirinya tidak menutup kemungkinan apapun yang akan terjadi nantinya.

“Saya sangat berharap tentunya (perpanjangan kontrak).” Ujar bek veteran Chelsea tersebut.

“Saya sudah 21 tahun berada disini dan saya tidak akan menyerah hingga pada akhirnya apa yan terjadi nanti. Namun siapa yang akan tahu hal itu?.

“Saya selalu ingin memberikan lebih, bagaimanapun caranya untuk berada disini dan apapun alasannya untuk memastikan hal itu.”

Terry sendiri merupakan akademi Chelsea sejak 1995-1998 sejak dirinya memutuskan pindah dari akademi West Ham. Pada tahun 1998 dirinya resmi mempromosikan diri keskuat utama hingga saat ini, tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 480 kali dan sukses menyumbang 40 gol.

 

Masa Depan Terry Akan Dibicarakan Usai Abrahamovic Resmi Tunjuk Conte Sebagai Pelatih Musim Depan

John Terry akan memastikan masa depannya di Chelsea setelah pihak manajemen tim memastikan Antonio Conte resmi menjadi pelatih tim dimusim depan.

Pelatih sementara The Blues, Guus Hiddink dikabarkan akan segera digantikan mantan pelatih Juventus tersebut usai akhir musim ini.

Dan kabarnya pihak tim sudah menyodorkan kontrak pelatih yang saat ini melatih timnas Italia tersebut dengan kontrak tiga tahun kedepan dengan bayaran yang diperkirakan 18 juta Poundsterling nantinya.

Dan dikabarkan juga pemilik klub, Roman Abrahamovic akan segera mengumumkan kepada para pemain bahwa Conte akan menjadi pelatih tim dimusim depan pada hari ini.

Namun menanggapi hal tersebut, Terry langsung membantah hal tersebut.

“(Conte akan melatih Chelsea) tidak ada yang membicarakan hal tersebut kepada tim,” Ujar Terry kepada media.

“Itu hanya keputusan klub dan sang pemilik, bahwa dialah pelatih kami musim depan.

“Namun belum dibicarakan kepada para pemain, kami masih menunggu disini dan fokus pada klasemen.

“Disini kami berupaya (klasemen Liga Inggris) bukan hal lain.

“Kami tampil dibawah performa saat masih dilatih Jose – dan kami tidak melakukan hal itu dan kami akan berusaha untuk memberikan jaminan.

“Performa kami saat ini sudah kembali, jadi buat apa untuk mendepak Guus dan dimana dia sudah menggantikan Jose dan itu dinilai tidak adil dan itu tidak mungkin untuk klub.

“Guus akan datang dan pergi untuk pensiun setelah membawa kami kejalur yang benar.”

 

Apakah John Terry akan mendapatkan perpanjangan kontrak dan bertahan lebih lama menjadi kapten Chelsea?

Bayern Munchen Gagal Lanjutkan Catatan Sempurna Di Laga Kandang

Hingga laga laga kandang yang ke-11, akhirnya catatan manis Bayern Munchen harus berakhir diangka 12 setelah tim takluk 1-2 atas Mainz pada tengah pekan ini atas Mainz yang digelar di Allianz-Arena, yang tentunya kekalahan tersebut membuat selisih poin dengan Dortmund semakin sedikit.

Bayern-Munchen-Gagal-Lanjutkan-Catatan-Sempurna-Di-Laga-Kandang

Guardiola Akui Bundesliga Bukan Kompetisi Mudah

Pelatih Bayern Munchen, Josep Guardiola mengatakan bahwa kompetisi Bundesliga semata tidak terlihat mudah setelah tim harus takluk 1-2 atas Mainz pada Kamis dini hari tadi saat laga digelar di Allianz-Arena, setelah tim tamu unggul melalui Jairo Samperio dan Cordoba mencetak gol dimenit 26 dan 86 serta gol balasan dari Arjen Robben dimenit 64.

Kekalahan tersebut menyudahi torehan sempurna The Bavarian khususnya dilaga kandang kompetisi domestik, setelah di 11 laga kandang sebelumnya selalu raih kemenangan.

Namun dilaga lain, sang kompetitor musim ini, Borussia Dortmund sendiri berhasil bernasib lebih baik setelah raih kemenangan 2-0 atas Darmstadt, dan berkat kemengan tersebut tim sukses memperkecil selisih poin menjadi lima poin.

“Kami akui bahwa pada malam ini  sungguh berjalan tidak mudah,” Ujar Guardiola usai laga.

“Tidak ada tim yang bisa menangkan Bundesliga empat musim secara beruntun dan Dortmund adalah tim yang sangat berbeda ketimbang di tiga tahun berikutnya.

“Dan kami harus memikirkan laga berikutnya.”

Disamping itu, pelatih yang dimusim depan resmi melatih Manchester City tersebut mengucapkan selamat pada Mainz setelah sukses raih poin penuh dilaga tersebut.

“Tentang performa, kami akui tidak bermain baik, namun saya tidak berpikir hal tersebut sepenuhnya.” Lanjut Guardiola.

“Dan saya ucapkan selamat pada Martin (Pelatih Mainz) setelah mampu raih kemenangan dilaga ini.”

Berkat kemenangan tersebut membuat Mainz duduk diposisi lima klasemen Bundesliga, dan memiliki poin yang sama dengan Borussia Monchengladbach yang duduk dizona playoff Liga Champions Eropa.

Bayern Munchen Gagal Perlebar Jarak Dengan Dortmund

Bayern Munchen harus mengakui keunggulan Mainz dipekan 24 Bundesliga Jerman, setelah tim takluk 1-2 pada tengah pekan ini, meski dilaga tersebut The Bavarian berperan sebagai tuan rumah.

Kekalahan ini juga merupakan kekalahan perdana Bayern khususnya dilaga kandang untuk kompetisi Bundesliga, setelah di 11 laga sebelumnya sukses raih hasil sempurna.

Alhasil akibat kekalahan tersebut, membuat sang rival Borussia Dortmund sukses memperkecil ketertinggalan poin menjadi tinggal lima poin usai raih kemenangan atas Darmstadt 2-0 dilaga lainnya.

Sementara itu, kekalahan ini terasa cukup pahit bagi gelandang serang, Franck Ribery yang dilaga tersebut merupakan laga perdananya sebagai pemain starting line-up usai dirinya mengalami cedera yang mengharuskan absen dalam tempo waktu yang cukup lama.

Hasil ini tentunya akan cukup berat, lantaran pada akhir pekan ini, Die Roten akan menjalani Der Klassiker vs Borussia Dortmund pada tanggal 6 Maret mendatang.

Apakah Bayern Munchen mampu bangkit jelang laga bigmatch hadapi Dortmund pada akhir pekan nanti?

Menez Dan Balotelli Sukses Bawa Milan Ke Final Coppa Italia

Dua penyerang yang dimusim ini sudah cukup tersingkirkan dari skuat, Jeremy Menez dan Mario Balotelli sukses bawa Milan untuk berlaga di babak final Coppa Italia setelah sukses menyingkirkan tim kasta bawah, Alessandria dibabak semifinal dengan agregat 6-0.

Menez-Dan-Balotelli-Sukses-Bawa-Milan-Ke-Final-Coppa-Italia

Mihajlovic Puji Penampilan Menez dan balotelli Usai Persembahkan Kemenangan Di Coppa Italia

Pelatih AC Milan, Sinisa Mihajlovic memberikan pujian pada dua penyerang tim, Jeremy Menez dan Mario Balotelli usai persembahkan kemenangan atas Alessandria dengan skor 5-0 dilaga kedua semifinal Coppa Italia.

Dilaga tersebut mantan punggawa Roma tersebut dan Alessio Romagnoli sukses membukukan dua gol, dan di laga pertama sebelumnya, Balotelli sukses persembahkan kemenangan melalui titik putih.

Berkat penampilan impresif tersebut, Mihajlovic langsung memberikan apresiasi pada kedua pemain tersebut “Kedua pemain itu adalah pemain penting, tapi dengan fisik yang tidak bagus.”

“Balo dan Menez tampil baik, namun anda belum bisa melihat dirinya untuk berada dalam kondisi terbaik.

“Balotelli tidak melakukan selebrasi? Saya tentu tidak bisa memanggl Mario bahwa harus melakukan selebrasi setiap mencetak gol dan mengatakan harus mengubah sikapnya, tapi dia tetap berlari dan berkorban untuk tim.

“Namun dia masih belum dalam bentuk terbaiknya hingga saat ini.”

Nantinya Milan akan menunggu calon lawan dibabak final nanti antara sang rival satu kota, Inter Milan ataupun Juventus pada Kamis dini hari nanti, dilaga pertama pasukan Roberto Mancini sendiri harus takluk 0-3 atas Bianconerri saat bermain di Juventus Arena.

Menez Dan Balotelli Akan Berusaha Kembali Ke Penampilan Terbaiknya Dimusim Ini

Siapa yang tidak kenal dengan dua nama penyerang AC Milan musim ini, Mario Balotelli dan juga top skorer tim musim lalu, Jeremy Menez.

Dibeberapa musim sebelumnya kedua pemain tersebut merupakan aktor utama kesuksesan tim, namun yang pada musim ini bahkan keduanya hanya menjadi pilihan kedua pelatih Sinisa MIhajlovic lantaran masalah kebugaran yang belum membaik hingga saat ini.

Tercatat dimusim ini, bahkan mantan punggawa PSG tersebut hanya bermain 31 menit dan hanya masuk sebagai pemain pengganti, sementara Balotelli sendiri yang merupakan pemain pinjaman dari Liverpool hanya bermain 329 menit dan hanya mampu mencetak satu gol dimusim ini.

Namun keduanya terlihat semakin membaik setelah keduanya muncul sebagai aktor kesuksesan saat membawa Rossoneri melaju ke babak final Coppa Italia usai mengalahkan tim divisi tiga, Alessandria dengan agregat 6-0, dari dua laga tersebut, Menez dan Balotelli sukses persembahkan masing-masing dua gol.

Alhasil saat ini membuat pelatih tim mendapat angin segar jelang laga berikutnya saat Milan tengah berusaha untuk bisa duduk dizona Eropa pada akhir musim nanti.

 

Mungkinkan Mario Balotelli dan Jeremy Menez kembali ke skuat utama Milan jelang akhir musi 2015/2016 ini?

Kepastian Nasib Yaya Toure Di Manchester City

Kakak dari Yaya Toure yaitu Kolo Toure menjelaskan bahwa sang adik  bersikap biasa saja, jika Manuel Pellegrini akan digantikan oleh Pep Guardiola di akhir musim.

Kepastian-Nasib-Yaya-Toure-Di-Manchester-City

Kolo Ungkap Sebenarnya Yaya Toure Menanti Kedatangan Guardiola

Menurut media di Inggris Kolo Toure mengungkapkan bahwa adiknya, Yaya Toure sedang menantikan kedatangan sosok Pep Guardiola di Manchester City di musim depan.

Banyaknya Rumor yang negatif yang telah tersebar luas bahwa pemain asal pantai gading itu akan pergi dari Etihad Stadium, Sejak berita tercuat pelatih Bayern Munchen itu bakal menggantikan posisi bangku kepelatihan Manuel Pellegrini di The Citizen pada akhir musim nanti.

Pemain yang berposisi gelandang tersebut telah diberitakan tidak ingin di bawah kepemimpinan pelatih asal Barcelona Pep Guardiola, yang dimana saat itu Yaya Toure didepak ke city musim 2010-11 lalu.

Namun, kakaknya yang bermain di Liverpool, Kolo Toure yang kalah di Piala Capital One Cup pada hari minggu kemarin tidak percaya bahwa sang adik ingin mengakhiri karirnya di Manchester City.

“Jelas semua Pemain ingin bermain dibawah kepemimpinan Pep,” Ujar Kolo di media ofisial klub.

“Dia adalah seorang pelatih yang hebat. Sebenarnya mereka tahu satu sama lain untuk kembali bekerjasama dan saya berpikir itu tidak akan menjadikan masalah bagi mereka untuk tetap bekerjasama kembali, itupun tak luput dari pemikiran keduaanya masing-masing.

“Sangat sulit untuk menjawab masa depan Yaya. Dia memang adik kandung saya, Akan tetapi saya tidak akan ikut campur tangan untuk mengambil keputusan karirnya.”

Yaya Toure Tidak Menginginkan Kedatangan  Guardiola, Jika Itu Terjadi Dipastikan Hengkang

Sebelumnya terdengar kabar bahwa pemain gelandang Manchester City, Yaya Toure dipastikan akan hengkang dari Stadion Etihad, jika Pep Guardiola datang untuk menggantikan Manuel Pellegrini di musim depan.

Kabar tersebut membuat banyak tanda tanya karir Toure bersama The Citizen, seperti yang kita ketahui dia sepat dijual oleh Guardiola ketika dirinya membela Barcelona pada tahun 2010. Mungkin itu akan terjadi kembali cerita yang sama terulang, kata agen.

“Saya berpikir Yaya Akan Pergi dari klub,” ungkap Dimitri Seluk pada media setempat.

“Saya hanya berharap sebelum pergi dia kembali untuk menjuarai liga ditiap kompetisi.”

“Yang sebenarnya adalah bukan tentang Pep Guardiola suka tau tidaknya. Inilah hidup, seperti yang kita ketahui. Guardiola bisa saja untuk menelepon Toure dan memberitahukan jika dirinya bersamanya atau tidak.”

Yaya Toure yang didatangkan oleh Manchester City pada tanggal 2 Juli 2010 itu, telah mendapatkan kontrak selama lima tahun bersama The Citizen dengan mahar 24 juta Poundsterling.

Musim ini Toure sudah tercatat 23 kali mengikuti pertandingan, telah menyumbangkan lima gol, satu kali menjadi pemain pengganti, 10 kali dikeluarkan untuk digantikan, dan satu kali dicadangkan.

 

Apakah kedatangan pep Guardiola di musim depan nanti, Yaya Toure masih tetap bermain untuk Manchester City atau ia akan hengkang ?

El Shaarawy Memberikan Kejutan Di Roma

Gelandang Milan yang dipinjamkan ke Roma, telah membuktikan kualitas dirinya bersama tim Ibukota, setelah dirinya gagal bersama AS Monaca di Ligue 1.

El-Shaarawy-Memberikan-Kejutan-Di-Roma

El Shaarawy Berharap Dirinya Berada di Skuad Conte Untuk Membela Timnas Italia di Euro 2016

Stephan El Shaarawy yang bermain sangat gemilang bersama Roma telah targetkan tempat di skuad Antonio Conte untuk Euro 2016 di tim nasional Italia meskipun dirinya berstatus pinjaman.

Penyerang berusia 23 tahun itu berhasil membuat empat gol didalam lima pertandingan di klasemen Serie A semenjak kepindahannya bersama ibukota Italia yaitu AS Roma, yang berakhir pada akhir musim masa peminjamannya.

Seperti yang kita ketahui bahwa El Shaarawy tampil buruk saat dirinya membela AS Monaco yang mana dia gagal untuk mencetak gol di dalam 15 pertandingan di Ligue 1.

El Shaarawy suskes menyumbangkan dua gol saat Serigala Ibukota yang memperoleh kemenangan 3-1 atas Empoli akhir pekan kemarin. Dengan Kemenangan tersebut saat ini Roma telah berada di posisi ketiga klasemen Liga Italia dan memperpanjang kemenangan mereka dalam enam pertandingan.

“Saya bermain bersama Roma untuk memberikan semua kemampuan saya dan menjadikan ini sebagai titik balik dalam karir saya, namun saya juga ingin bermain di Euro,” ujar El Saarawy usai kemenangan Roma.”Saya ingin tetap tampil dengan baik untuk Roma dan mampu mencetak gol sebanyak mungkin, kita lihat saja nanti.”

“Saya merasa sudah membuktikannya karena saya bergabung dengan Roma setelah enam bulan bersama AS Monaco memberikan kemampuan saya untuk tim ini.

“Saya sangat senang telah bergabung, karena saya merasa klub mempercayai saya. Saya akan berusaha semaksial mungkin. Saya memulai dengan awal yang baik akan tetapi saya harus tetap fokus dan tetap dijalur yang tepat.”

El Shaarawy Unjuk Kualitas Dirinya Bersama AS Roma

Keputusan yang tepat bagi AS Roma yang telah mendatangkan Stephan El Shaarawy  dari AC Milan saat bursa transfer musim dingin kemarin benar-benar tidak salah. Hasilnya pun sangat positif, untuk tim dan pemain tersebut.

Tim Ibukota yang telah mendapatkan kekuatan baru mampu membuktikan di tiga kemennangan berturut-turut di kancah seri A disisa akhir musim ini. Hal tersebut, sekaligus El Shaarawy membuktikan kualitasnya bersama AS Roma  dan akan terus memberikan yang terbaik dari hari ke hari untuk tim yang dibelanya.

Bahkan El Shaarawy saat ini telah di percayai oleh sang pelatih tim ibukota, luciano spalletti yang ingin dirinya terus membuktikan kemampuan yang telah hilang semenjak dirinya mengalami cedera saat membela Rossoneri.

Sekarang bersama tim yang berjulukkan Giallorrosi tersebut El Shaarawy sudah tercatat 4 gol di lima pertandingan di kompetisi Seri A.

 

Akankah El Shaarawy terus membuktikan kualitas dirinya sampai akhir musim nanti dan berhasil membuat Conte percaya untuk bermain di timnas Italia ?

Guus Hiddink Dukung John Terry Jadi Pelatih

Setelah terus diterpa tidak akan bertahan di Chelsea hingga akhir musim nanti, pelatih tim, Guus Hiddink menyatakan satu pernyataan bahwa John Terry sebenarnya layak untuk menjadi pelatih tim jika dirinya bersedia usai kontrak dirinya akan habis pada akhir musim ini.

Guus-Hiddink-Dukung-John-Terry-Jadi-Pelatih

Hiddink Menilai Terry Layak Untuk Menjadi Pelatih

Pelatih sementara Chelsea, Guus Hiddink mengatakan bahwa kapten tim, John Terry sangat layak untuk menjadi pelatih tim saat masa baktinya bersama tim telah usai.

Masa depan Terry bersama The Blues sudah hampir dipastikan setelah pihak tim tidak memberikan perpanjangan kontrak untuk bek veteran Inggris tersebut, dan bahkan saat ini sang pemain juga telah mencari klub baru untuk musim depan.

Namun menanggapi hal ini, pelatih asal Belanda tersebut menilai Terry sudah sangat layak jika dirinya ditunjuk sebagai pelatih untuk tim level yang lebih tinggi.

“Saya pikir dia (Terry) akan sangat layak untuk ditunjuk sebagai manager tim, namun saat ini dirinya harus kembali belajar dimana dia harus membangun pondasi dan struktur tim.” Ujar pelatih sementara The Blues tersebut.

“Saya berkata dia sudah berada di rumah, bukan saat masa sesi latihan bahwa dia sebenarnya bia untuk menjadi lebih baik lagi.

“Saya pastinya tidak ingin membicarakan hal ini kepada dia (terkait masalah kepelatihan) sekarang karena tentunya akan menimbulkan spekulasi bahwa saya ingin menyingkirkan dia.

Terry sendiri sudah bergabung dengan Chelsea dilevel akademi sejak 1995 silam saat dirinya memutuskan pindah dari akademi West Ham, dan pada tahun 1998 hingga saat ini total dirinya sudah tampil sebanyak 480 kali dan mencetak 40 gol. Terry sebelumnya juga sempat dipinjamkan ke Nottingham Forest pada tahun 2000 silam.

John Terry, Sang Tembok Tebal Yang Siap Menghadang Serangan Lawan

Jika mendengar kata Chelsea, maka tentu tidak lepas dengan sosok bek tangguh dan juga kapten tim, John Terry dilini belakang.

Tercatat saat ini bek berusia 35 tahun tersebut sudah membela tim senior Chelsea selama 18 tahun terhitung sejak 1998 silam.

Hingga saat ini dirinya sudah cukup banyak persembahkan gelar bagi tim asal London tersebut, diantaranya empat gelar Liga Premier, Lima gelar FA Cup, tiga gelar Capital One Cup, dua gelar FA Cup dan masing-masing satu gelar Liga Champions Eropa dan Europa League.

Bahkan berkat penampilannya yang impresif, dirinya selalu menjadi skuat terbaik dunia (FIFA FIFPro) sejak tahun 2005-2008 dan menjadi pemain terbaik di Inggris musim 2004/2005 silam.

Karir Terry bukan hanya sebatas klub saja, tercatat dilevel timnas, dirinya total sudah tampil sebanyak 78 dan mampu menyumbang enam gol yang terhitung sejak 2003 hingga dirinya memutuskan pensiun dari timnas tahun 2012.

 

Apakah nantinya Terry akan memutuskan memutas stir untuk menjadi pelatih tim atau bahkan pada nantinya memilih bergabung ke klub lain saat masa kontraknya akan habis pada akhir musim ini?

Manchester City Siap Kalahkan Liverpool Di Final Capital One Cup

Jelang babak final Capital One Cup yang akan mempertemukan dua klub yang tengah inkonsistensi dikancah Liga Premier Inggris, Manchester City yang akan menjamu Liverpool pada akhir pekan nanti. Kedua tim tercatat. Tercatat dilima laga terakhir kedua tim sukses raih hasil yang sama, dua kemenangan, satu imbang dan dua kekalahan.

Manchester-City-Siap-Kalahkan-Liverpool-Di-Final-Capital-One-Cup

Jesus Navas Yakin Gelar Capital One Cup Akan Menambah Motivasi City Dalam Perburuan Gelar Liga Inggris

Gelandang sayap Manchester City, Jesus Navas merasakan bahwa raih gelar Capital One Cup akan memberikan tambahan motivasi tim untuk perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Seperti halnya pada musim 2003/2004 silam saat tim sukses persembahkan gelar Capital One dan Liga Inggris.

Nantinya pasukan Manuel Pellegrini akan berhadapan dengan Liverpool dibabak final Capital One Cup yang akan digelar di Wembley Stadium pada akhir pekan nanti, saat ini The Citizen tengah dalam percaya diri tinggi, setelah pada Kamis dini hari lalu, tim sukses raih kemenangan mutlak 3-1 atas Dynamo Kiev laga pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Pada tahun 2014 lalu, Navas dan kawan-kawan sukses mengalahkan Sunderland dilaga puncak Capital One Cup, dan itu menjadi salah satu hal yang paling berserajarah untuk rival Manchester United tersebut dan tentunya memberikan dampak saat menjalani di kancah Liga.

“Akan sangat fantastis saat memenangkan gelar ini (Capital One Cup),” Ujar pemain asal Spanyol tersebut kepada media setempat.

“Kami tentu masih ingin bersaing untuk gelar Liga Premier dan itu tentu cukup adil untuk kami saat mengakhiri musim ini.

“Ini tentu sangat penting raih gelar sebanyak mungkin yang kami bisa. [di 2014] kami sungguh santai untuk bisa menghadapi tantangan yang akan dihadapi pada musim selanjutnya. Ini bisa menjadi tambahan motivasi dan kepercayaan diri untuk bisa menangkan gelar pada tahun ini.”

Sebelum raih kemenangan atas Dynamo Kiev, pasukan Manuel Pellegrini harus menelan tiga kekalahan beruntun atas Leiester City dan Tottenham Hotspur diajang Liga Premier dan takluk dengan skor telak 1-5 atas Chelsea diajang FA Cup.

Manchester City Siap Raih Gelar Liga Inggris Musim Ini?

Jika melihat kondisi Manchester City dipapan klasemen untuk bisa raih gelar Liga Premier Inggris masih cukup terbuka, tercatat hingga pekan ke 26 tim duduk diposisi empat klasemen, dan selisih enam poin dari pemuncak klasemen sementara, Leicester City.

Namun jika melihat performa Citizen musim ini, tentu banyak pihak yang meragukan, tercatat tim sudah menelan tujuh kekalahan, dan bahkan catatan tersebut tidak lebih baik dari catatan Everton yang dimusim ini juga menelan total kekalahan yang sama dan lebih banyak imbang total 11 kali.

Sebelumnya City sukses kembali raih kemenangan atas Dynamo Kiev setelah sebelumnya harus takluk di tiga laga secara beruntun atas leicester City, Tottenham dan Chelsea.

Dari 12 laga tersisa, Sergio Aguero CS sendiri masih cukup banyak memiliki tantangan berat lantaran harus menghadapi Liverpool dipekan 27, menghadapi Derby dipekan 31 serta Chelsea dan Arsenal dipekan 34 dan 37.

 

Apakah nantinya Manuel Pellegrini mampu persembahkan gelar Liga Inggris terakhir bagi Manchester City sebelum akhirnya resmi tidak menjabat sebagai pelatih?

Busquets Ingin Lebih Lama Di Barcelona

Gelandang andalan Barcelona, Sergio Busgets merupakan salah satu pemain penting khususnya dilini tengah tim, dirinya mengaku ingin bertahan lebih lama setelah adanya kabar bahwa dirinya tengah diincar oleh Josep Guardiola untuk didatangkan ke Manchester City, klub baru pelatih asal Spanyol tersebut dimusim depan.

Busquets-Ingin-Lebih-Lama-Di-Barcelona

Sergio Busquets Berharap Bisa Mendapat Perpanjangan Kontrak Dari Barcelona

Sergio Busquets sangat berharap presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu untuk memberikan perpanjangan kontrak pada dirinya.

Kontrak pemain timnas Spanyol tersebut sebenarnya masih cukup lama, tercatat baru akan habis pada akhir musim 2018/2019 mendatang.

Meski begitu dikabarkan baru-baru ini pemain berusia 27 tahun tersebut tengah didekati oleh Manchester City untuk dimasukan kedalam formasi Josep Guardiola dimusim depan. Namun menanggapi hal tersebut Busquets mengaku masih bahagia di Camp Nou dan ingin memperpanjang masa bakti dirinya.

“Ini merupakan situasi yang berhubungan dengan presiden tim.” Ujar Busquets.

“Saya harap dia akan mengeluarkan kata itu (perpanjangan kontrak), tapi saya masih tetap konfident apapun situasinya nanti.

“Saya tahu dimana saya ingin tinggal. Saya telah memberikan segalanya untuk Barcelona dan kami juga sudah merasakan momen yang cukup hebat disini.

Busquets sendiri sudah bekerja dibawah kepelatihan Josep Guardiola sejak 2008-2012 silam di Barcelona sebelum akhirnya pelatih asal Spanyol tersebut memilih gabung Bayern Munchen pada pertengahan 2013, dan saat itu keduanya sukses persembahkan 17 gelar baik domestik maupun dunia.

 

Sergio Busquets Salah Satu Benteng Tangguh Barcelona

Gelandang tengah Barcelona, Sergio Busquets merupakan salah satu pemain utama Barcelona yang tentunya merupakan pemain jebolan asli klub Catalan tersebut.

Tercatat dirinya sudah membela akademi Blaugrana pada 2005-2007 silam, setelah itu selama satu tahun dirinya masuk keskuat Barcelona B, dan bahkan dirinya langsung menjadi pilihan utama, tercatat dirinya sukses tampil 32 kali dan menyumbang satu gol untuk tim.

Hanya bertahan satu tahun, pemain berusia 27 tahun tersebut dirinya langsung masuk kedalam skuat utama Barcelona hingga saat ini, tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 235 kali disemua ajang dan sukses menyumbang enam gol.

Selama enam tahun membela raksasa La Liga tersebut tercatat dirinya sukses persembahkan banyak gelar untuk tim, total 13 gol dikancah domestik, lima gelar La Liga, tiga gelar Copa del rey, empat gelar Super Spanyol dan satu gelar Copa Catalunya. Sementara dikancah di Eropa dan dunia dirinya sukses persembahkan 10 gelar, tiga LIga Champion Eropa, tiga Super Eropa, satu Audi Cup dan tiga gelar Piala Dunia Antar Klub.

Bahkan berkat penampilan menawan tersebut, Busquets juga tidak tertinggal saat timnas Spanyol turun berlaga, tercatat dirinya sukses persembahkan gelar Piala Dunia 2010, satu Euro tahun 2012 dan pial aKonfederasi tahun 2013 Brasil. Tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 83 kali tampil dan mencetak dua gol.

 

Apakah Manchester City berhasil membawa Sergio Busquets dari Barcelona dan mempersatukan dirinya dengan Josep Guardiola di musim depan?